Archive

Archive for September, 2013

Yap Thiam Hien

Yap_thiam_hien_2

id.wikipedia.org

Saya mendengar nama Yap Thiam Hien ketika saya kuliah di fakultas hukum Unika Atma Jaya sekitar tahun 2000. Ada satu buku membahas tentang beliau dan saya membacanya. Hal yang membuat saya tertarik untuk membaca buku tersebut karena saya melihat bahwa Yap seorang advokat, keturunan Cina, dan beragama Kristen. Ketika saya kuliah, keturunan Cina yang menjadi advokat tidak begitu banyak. Melihat seorang seperti Yap menjadi advokat di jaman Indonesia baru merdeka memberikan kesan tersendiri yang sangat menarik bagi saya.

Di dalam buku yang saya baca, Yap digambarkan sebagai seorang advokat yang sangat jujur, disiplin, dan selalu siap untuk melayani orang lain. Muncullah kekaguman saya kepada beliau. Bahkan, ada suatu cerita dimana ketika ada suatu acara keluarga untuk pergi bersama, karena keluarga Yap tidak tepat waktu, Yap membawa mobil dan meninggalkan keluarganya. Tindakan Yap saat itu sangat keras. Tidak semua anggota keluarga dapat menerima perlakuan keras seperti itu. Namun, dengan tindakannya, terlihat sekali bahwa Yap ialah seorang yang berprinsip. Ketika berbicara tentang prinsip, jika suatu prinsip tidak dipertahankan dengan sungguh-sungguh, maka hal itu bukanlah suatu prinsip. Jadi, “keras” atau “tidak kerasnya” seseorang dalam mempertahankan suatu prinsip perlu dilihat secara lebih mendalam dan obyektif.

Yap lahir tanggal 25 Mei 1913. Ia lulusan Universitas Leiden dengan gelar meester in de rechten pada tahun 1947. Ia ikut mendirikan Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) yang pada akhirnya melebur menjadi IKADIN. Yap juga memperoleh gelar doctor honoris causa di bidang ilmu hukum dari Vrije Universiteit, Belanda.

Saya menyadari bahwa nama Yap Thiam Hien tidak begitu beken di kalangan advokat muda. Rasa-rasanya tidak begitu banyak rekan-rekan advokat di angkatan saya yang mengenal beliau. Yap bukanlah seorang advokat yang digambarkan hebat dan sukses di dalam karirnya serta bergelimang harta, seperti yang menjadi idola advokat-advokat muda pada umumnya. Yap seorang yang sangat sederhana, pejuang hak asasi manusia, dan sering memberikan pembelaan tanpa bayaran (pro bono). Mungkin karena itu juga, Yap tidak begitu dikenal oleh advokat-advokat muda saat ini. Read more…